Pengen buat SKCK tapi persyaratannya belum tau silahkan datang Langsung ke Polres Luwu atau baca Beritanya

0
88

Tribratanewsluwu.id – Pada momen ini, banyak masyarakat yang mencoba untuk mencari tahu apa saja syarat membuat SKCK. Tujuannya sederhana, yaitu agar kelengkapan untuk pendaftaran Pegawai Negeri Sipil atau BUMN dapat dilakukan.
Namun, SKCK yang hadir dalam bentuk selembar kertas ini tidak hanya berfungsi sebagai persyaratan untuk penerimaan Pegawai Negeri Sipil atau di BUMN saja. Rabu(15/6/2020).

Beberapa fungsi lain dari SKCK diantaranya adalah sebagai kelengkapan persyaratan untuk melanjutkan sekolah atau perguruan tinggi hingga jika ada anggota keluarga yang ingin pindah tempat tinggal menuju tempat baru.
Bahkan SKCK dapat juga digunakan sebagai persyaratan dokumen untuk mendapatkan izin usaha, pembuatan Visa, hingga buku pelaut yang merupakan identitas seorang pelaut saat bekerja nantinya.
 
Syarat pembuatan SKCK yaitu:
1. Surat pengantar
Surat ini diurus dari ketua RT, RW, hingga kantor Kelurahan atau Kepala Desa. Di sini kita akan diminta untuk mengisi formulir data diri.
Namun, di beberapa daerah, masyarakat nantinya tidak akan diminta untuk membuat surat pengantar dari Kelurahan, karena saat mengurus SKCK di Polres atau Polsek sudah disiapkan surat pengantar sendiri.
Jadi, sebelum membuat SKCK, jangan lupa untuk bertanya dulu ke kantor terkait tetang apakah membutuhkan surat pengantar atau tidak.
2. KTP
Persiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) beserta salinannya yang sudah dalam bentuk fotokopi sebanyak dua lembar.
3. Kartu keluarga
Siapkan Kartu Keluarga yang sudah difotokopi kurang lebih lima lembar.
4. Akta kelahiran
Salinan dari akta kelahiran yang sudah difotokopi kurang lebih lima lembar.
5. Ijazah
Fotokopi ijazah pendidikan terakhir yang kita ikuti sebanyak lima lembar atau lebih serta foto diri dengan latar belakang merah berukuran 4X6 sebanyak dua lembar.

Setelah surat pengantar dan dokumen kelengkapan sudah disiapkan, sekarang kita bisa langsung ke kantor Polisi terdekat untuk memulai proses pembuatan SKCK.
Namun, sebelum menyerahkan semua dokumen kelengkapan tadi, kita harus meminta sebuah formulir atau dikenal juga dengan nama blanko yang berisikan data pribadi dan pernyataan tidak pernah melakukan tindakan kriminal.
Setelah mengisi formulir data diri tadi, petugas di Kepolisian yang bertugas akan mengarahkan kita untuk melakukan pengambilan sidik jari. Di beberapa kantor polisi seperti Polsek, pelayanan pembuatan SKCK tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama.
Jika sudah selesai, biasanya petugas di loket akan memanggil nama kita dan menyerahkan dokumen SKCK yang sudah selesai. Penting bagi kita untuk menyiapkan uang tunai sebagai biaya pembuatan SKCK.
Berdasarkan peraturan terbaru dari pemerintah per tanggal 6 januari 2017 biaya pembuatan SKCK kini menjadi Rp 30.000. Biaya ini nantinya akan disetorkan ke loket khusus setelah SKCK selesai dikeluarkan oleh petugas Kepolisian.

Alternatif lain yang bisa dijadikan pilihan adalah mendaftar SKCK dengan cara online. Syarat membuat SKCK secara online pun sama, yaitu kita hanya perlu menyiapkan dokumen pendukung, namun tanpa surat pengantar.
Caranya cukup mudah, dengan mengakses laman https://skck.polri.go.id/registrasi kita hanya perlu mengisi formulir yang berbasis web. Setelah mengisi formulir dengan lengkap kita diwajibkan untuk mencetak kode registasi.
Nah, agar mendapatkan SKCK, kode registrasi yang dikirimkan melalui perangkat ponsel ini nantinya akan dibawa menuju kantor Polsek dan diserahkan untuk disahkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here