Pelaku Penikaman di Bekuk Saat Tertidur Pulas

0
35

Tribratanews,- Personil Polsek Suli bergerak cepat menangkap pelaku penikaman yang mengakibatkan korban mengalami luka tusuk pada perut sebelah kiri bawah di Kel. Lindajang Kec Suli Barat Kab Luwu. Minggu 28/3/2021 Pukul 23.40 Wita.

Penangkapan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Suli Iptu Ralim SH bersama Kanit Reskrim Bripka Abd. Samad dan 3 personil polsek suli.

Kapolsek Suli Iptu Ralim SH mengatakan bahwa setelah mendapat laporan , saya langsung mengumpulkan personil polsek untuk mencari dan menangkap pelaku penikaman tersebut.

Dan atas pertolongan Tuhan kami berhasil menangkap pelaku yang sementara tertidur di rumah pamannya di Kel lindajang Kec Suli Barat Kab Luwu dan mengamankan pelaku di Rutan Polsek Suli ,Sekitar pukul 03.55 Wita dini hari Senin 29/3/2021 ujar Iptu Ralim SH

Dikomfirmasi terpisah Kasi Humas Polsek Suli Bripka Roma Rombe menjelaskan bahwa Pelaku berisinial ZA (40) beralamat kel Lindajang kec Suli kab luwu dan korban bernama Iswar (48) beralamat satu kampung dengan pelaku.

Kronologis, dimana pelaku melintas dijalan mengendarai sepeda motor kemudian melihat korban bersama dengan teman-temannya sementara duduk di depan Bengkel sepeda motor

Kemudian pelaku kembali kerumah miliknya yang jaraknya sekitar kurang lebih 200 meter dari bengkel sepeda motor tersebut

Berselang waktu kemudian pelaku mendatangi bengkel tersebut, sambil mengeluarkan badik miliknya untuk mengajak semua orang yang berada di bengkel tersebut untuk berkelahi

Namun pada saat itu tidak ada yang menanggapi, sehingga pelaku menghampiri korban dan melakukan penikaman dibagian perut sebelah kiri korban sebanyak 1 kali dan setelah itu pelaku lalu pergi meninggalkan tempat kejadian tersebut.

Atas kejadian tersebut pelaku dijerat Tindak Pidana Penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 Ayat (1) KUHPidana

Motif pelaku penganiayaan terhadap korban di duga karena sakit hati dan dendam karena sebelumnya pada saat dilakukan sidik pada tahun 2019 kasus penikaman anak tiri korban

Pelaku meminta perdamaian kepada keluarga korban, namun dalam hal ini korban tidak menerima, sehingga perkara tersebut di sidangkan dan sudah ingkra, sehingga pelaku di tahan di rutan klas IIA Palopo selama 6 bulan. Ujar Kasi Humas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here