Pelaku Pengrusakan Gereja Katholik di desa Pongko kecamatan Walenrang utara kabupaten Luwu, telah diamankan.

0
141

Tribratanewsluwu.id- Peristiwa pelemparan salah satu rumah ibadah di desa pongko kecamatan Walenrang utara kabuten luwu yaitu pada Gereja Katholik, yang mengakibatkan pintu gereja dan sebahagian kaca kaca jendela mengalami kerusakan, yang mana peristiwa pelemparan itu terjadi pada sekitar bulan Februari 2020.

Beberapa saat setelah terjadinya peristiwa tersebut, kemudian pihak gereja langsung melaporkan kejadian itu ke polsek Walenrang, dan oleh petugas piket yang menerima laporan saat itu langsung mendatangi tempat kejadian dan mengolah TKP.

Dari hasil olah TKP yang dikaitkan dengan keterangan 9 orang saksi-saksi, lalu penyidik polsek Walenrang menetapkan 3 orang sebagai Pelaku dalam peristiwa pelemparan gereja itu, kemudian dilakukan pencarian dan penangkapan kepada Pelaku atau tersangka yang sudah ditetapkan, namun beberapa kali upaya pencarian dan penangkapan dilakukan, selalui menemui kegagalan dan tidak membuahkan hasil penangkapan, sampai akhirnya ketiga orang Tersangka tersebut ditetapkan statusnya kedalam Daftar pencarian orang (DPO) atau Buronan.

Adapun ketiga orang pelaku atau Tersangka yang dimaksudkan diatas masing masing berinisial Ri alias Ka, Ar alias Ro, dan A alias Be. Ketiganya adalah warga desa pongko kecamatan Walenrang utara.

Sejak ketiga Tersangka diatas menjadi Buronan, pihak polsek walenrang tidak tinggal diam dan mengambil langkah langkah persuasif atau terus membujuk para keluarga ketiga tersangka serta para tokoh Masyarakat desa Pongko, sekiranya bersedia mau membujuk para Tersangka agar mau menyerahkan diri ke polsek Walenrang.

Jumat (05/09/2020) dua orang tersangka pengrusakan gereja Katholik di desa pongko itu, yakni lelaki Ar alias Ro bersama lelaki A alias Be, menyerahkan diri kepolsek Walenrang yang diantar oleh pihak keluarganya bersama tokoh masyarakatnya. Tetapi beberapa hari sebelumnya tersangka lelaki Ri alias Ka telah ditangkap terlebih dahulu dalam perkara baru yakni karena telah melakukan lagi penganiayaan terhadap salah seorang usia lanjut warga desa Pongko.

Menurut Kanit Reskrim polsek Walenrang Bripka Nasri, bahwa perkara pengrusakan gereja didesa pongko yang terjadi pada sekitar Bulan februari 2020, menjadi perhatian bagi kami dan akan segera kami tuntaskan penyidikannya mumpung tersangkanya sudah ada, namun bila ada perkembangan dalam penyidikan akan kami laporkan kepimpinan, tutup “Bripka Nasri”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here