Patahan Lahan Bergeser di Larompong Selatan Diperkirakan sepanjang 1 Km

0
98

tribratanewsluwu.id – Minggu (19/07/20) tepatnya di dusun Tabaro- baro, desa Gandang Batu, Kec. Larompong Selatan, Luwu, video tentang pergeseran tanah kebun dengan panjang diperkirakan 1 Km dengan kedalaman sekitar 1 Meter di area perkebunan warga dengan luas kebun sekitar 2 Ha viral di sosial media.

Tanggap bencana, Kapolres Luwu AKBP Fajar Dani Susanto, S.I.K, M.H didampingi Kasat Intelkam, Kapolsek Larompong, Danramil Larompong, Camat Larompong Selatan dan pemerintah desa Gandang Batu Kec. Larompong Selatan, Luwu terjun langsung melakukan peninjauan untuk mengetahui kondisi reel di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut diduga dipicu akibat curah hujan yang tinggi sejak bulan Juli 2020 sehingga terjadi pengikisan kepadatan tanah dan batuan yang menyebabkan terjadinya pergerakan tanah.

“Memang di bulan Juli ini curah hujan di Luwu utamanya wilayah kaki pegunungan sangat tinggi, sehingga berdampak ke kondisi lahan di sekitarnya, namun kita bersyukur tidak ada korban dalam kejadian ini,” terang AKP Petrus Sandale Kasat Intelkam Polres Luwu.

Kejadian ini dinilai berpotensi menimbulkan bencana longsor apabila curah hujan yang tinggi tetap berlangsung disekitar area lahan bergeser tersebut.

Kapolres Luwu AKBP Fajar Dani Susanto, S.I.K, M.H bersama tim meninjau langsung di titik patahan pergeseran tanah.

“Bisa saja pergeseran lahan ini akan berdampak pada permukiman warga yang di huni 170 KK di desa Gandang Batu serta desa tetangga lainnya seperti Laloa dan Salusana, sehingga perlu dilakukan himbauan kepada masyarakat setempat agar selalu waspada dan antisipasi terjadinya tanah longsor terutama pada saat curah hujan naik,” jelas AKBP Fajar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here