Kunjungi Warga Binaan, Bhabinkamtibmas Himbau Warga Memperhatikan Keselamatan Kerja Pemetik Cengkih

0
90
Bhabinkamtibmas Polsek Larompong Briptu Andi Irfan, menyambangi petani cengkih warga desa binaan

tribratanewsluwu.id – Larompong-Luwu – Memetik bunga cengkih bukanlah pekerjaan yang mudah, jika tidak memperhatikan keselamatan kerja, dapat berakibat fatal terjatuh dari tangga, yang dapat mengakibatkan cidera hingga meninggal dunia.

Pohon cengkih yang telah berumur diatas 12 tahun ketinggian pohon bisa mencapai 15 hingga 15 meter, dengan medan kondisi tanah perkebunan yang tidak rata, tangga yang biasanya terbuat dari bambu memiliki 20 hingga 25 anak tangga, pekerja pemetik cengkih harus memperhatikan keselamaan kerja, karena pekerjaan ini rentan terjadiinya kecelakaan kerja terjatuh dari tangga, dengan berbagai penyeban.

Penyebab yang mungkin dapat terjadi adalah faktor manusia, karena lalai, faktor kedua tangga yang sudah tua atau lapuk, dan ketiga adalah faktor alam karena angin kencang.

Bhabinkamtibmas Polsek Larompong Polres Luwu Briptu Andi Irfan, menyambangi beberapa warga desa binaannnya yang berprofesi sebagai petani cengkih di Desa Sampano Kecamatan Larompong Kabupaten Luwu, Senin 7/9/2020.

Dalam kunjungannya Briptu Irfan menyampaikan himbauan agar memperhatikan keselamatan kerja bagi pekerja pemetik cengkih.

“Memetik cengkih bukan pekerjaan mudah, banyak riseko, maka harus memperhatikan keselamatan kerja, sebaiknya menggunakan tangga baru dalam setiap panen, ketika kondisi cuaca buruk baiknya menunda pekerjaan, ini untuk keselamatan para pekerja” Ujar Briptu Irfan.

Salah seorang petani cengkih yang enggan disebut namnya mengatakan “Meskipun harga cengkih saat ini lesu alias menurun, kami tetap semangat, karena jika bunga cengkih tidak dipetik dalam sekali musim panen akan mengakibatkan kerusakan pada pohon, bisa jadi tahun depan tidak berbuah” Ujarnya.

Para petani sangat berharap pemerintah dapat memerhatikan harga cengkih musim panen tahun ini, untuk meningkatkan kesejahteraan para petani, terlebih dimasa Pandemi covid-19.

Laporan : Akhmad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here