Kapoksek Walenrang melayat dalam prosesi adat “Rambu solo”.

0
161

Tribratanewsluwu.id- Rambu Solo’ adalah suatu acara prosesi adat kematian masyarakat suku Toraja, yang didalamnya berlangsung dalam beberapa bagian berdasarkan waktu yang telah ditetapkan. Prosesi adat ini mulai dilaksanakan 3 hari berturut turut sebelum jenasah dimakamkan.

Hari ini Selasa (08/09/2020), jenasah almarhuma MABBUNGA HATTA atau ibu kandung dari bapak YERMIA MAYA, SE (asisten I pemda Luwu), mulai dilaksanakan acara sebagai bagian dari prosesi adat rambu Solo’ itu, yaitu acara penerimaan dan penyambutan tamu yang datang berbela sungkawa (tamu yang datang melayat).

Dalam acara penerimaan tamu tersebut, Kapoksek Walenrang bersama anggotanya, hadir datang melayat dan ikut bersama rombongan tamu dari wilayah adat siteba’ kecamatan walenrang utara, dan kemudian dipelataran rumah duka Kapolsek Walenrang dipersilahkan duduk bersama dengan tokoh tokoh adat kadatuan Luwu dari Istana Palopo.

Dalam penyambutan tamu moderator dari podium menyampaikan kata kata amanah dan ucapan terima kasih keluarga yang berduka dalam bahasa adat Toraja dengan gaya bahasa yang tinggi, atau masyarakat toraja menyebutnya sebagai ” kada kada To minaa”.

Selama acara bagian dari prosesi ini, berlangsung secara hikmat dan penuh kekeluargaan.

Kehadiran kami dalam acara penerimaan tamu, adalah untuk Melayat sekaligus menandakan bahwa polsek Walenrang turut berduka atas meninggalnya ibu almarhuma Mabbunga Hatta, disamping itu untuk memupuk rasa persaudaraan atau mempererat hubungan silahturahmi antara masyarakat Walenrang dengan Polsek Walenrang, kata ” AKP. SAMUJI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here