Gara gara Memposting alat pelindung diri (APD) di Fb akhirnya dua orang ini kena Tipu

0
77

Tribratanews.id– Ceritanya begini,
Awalnya Mujh (perempuan) memposting APD dalam bentuk pakaian di akun Facabook-nya dan membagikan postingan itu di grup wosuponda dagang . Berselang beberapa saat setelah itu, lalu prp. Mujh mendapat pesan melalui aplikasi massager dari Ckr (lelaki) yang intinya meminta tolong, agar dicarikan APD sebanyak 50 lembar yang sama seperti yg telah diposting prp. Mujh.  Singkat cerita prp. Muhj menyetujui hal itu dgn maksud ingin membantu lel. Ckr.

Setelah itu lel. Ckr langsung mentransfer dananya kepada prp.Mujh sebanyak 28.387.000. sebagai harga APD sebanyak 50 lembar. Kemudian setelah itu prp. Mujh kembali memposting APD di Fb dan memberi tulisan demikian ” yang punya begini, chat mi “. Beberapa jam setelah itu prp. Mujh kembali mendapat pesan di Massager dari lel. TM (pelaku) yang mengaku bhw dirinya memiliki stok APD seperti yg di posting prp. Mujh itu. Akhirnya setelah itu terjadilah kesefakatan bhw Lel. TM sanggup mensuplai APD sebanyak 50 lembar kpda prp. Mujh dengan harga Rp.220.000. perlembar. Selanjutnya setelah itu  prp. Mujh lalu mulai mentrasfer uang ke rekening TM dan ke rekening istri TM sebanyak total 28.375.000. secara bertahap sebagai total harga pesanan APD sebanyak 50 lembar Tetapi setelah beberapa hari, barang pesanan prp. Mujh tidak kunjung dikirim, sampai akhirnya membuat prp. Mujh menghubungi lelaki TM berulang kali melalui telephon, namun pelaku TM hanya selalu berjanji akan segera mengirim pesanan prp. Mujh tsb. dan karena blum jelas kapan barang akan dikirim, maka prp. Mujh pun berupaya mendatangi pelaku TM di tempat kediamannya di luwu timur, tetapi lelaki TM juga tidak pernah dapat ditemuinya. Akhirnya prp. Mujh mulai curiga, dan melaprkan hal ini di polsek Walenrang dengan laporan polisi nomor LP/27/V/2020/sek.walenrang, tgl 09 mey 2020.

Dari hasil penyelidikan dan pengembangan yg dilakukan Sat reskrim polsek walenrang atas pengaduan prp. Mujh, maka ditetapkanlah lel. TM sebagai Tersangka penipuan, dan pada 30 Mey 2020 tersangka lel. TM berhasil diciduk di Malili kab.luwu timur oleh tim Sat reskrim sek walenrang, dan hari itu juga lansung dibawa ke polsek walenrang. Kemudian terhitung Tgl 31 mey 2020 lel. TM resmi di Tahan di Polsek Walenrang.

Lebih lanjut Brigpol. Nasri selaku penyidik Pembantu dalam perkara ini menjelaskan bahwa didalam perbuatan tersangka lel. TM telah dijerat dengan pasal 372 Kuhp dan undang undang RI no 19 thn 2016 tentang perubahan atas uu Ri no 11/thn 2008 ttg informasi dan transaksi Elektronik. Surat pemberitahuan dimulainya Penyidikan (SPDP) telah  dikirim ke Kejaksaan Negeri Belopa. Sedangkan Berkas perkaranya masih sedang dirampungkan dan kalau tidak ada kendala berkas Perkaranya akan rampung sebelum masa Penahanan berakhir. Demikian kata ” Brigpol Nasri” pada senin 08 Mey 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here