Cuaca buruk, Polisi Pantau Titik Rawan Banjir dan Tanah Longsor Di Larompong

0
74
Kanit Binmas Polsek Larompong Aiptu H. Salahuddin, memantau kondisi debit ait di Sungai Keppe

tribratanewsluwu.id – Larompong – Luwu – Curah hujan yang cukup tinggi, di wilayah Kecamatan Larompong dan Larompong Selatan, diprediksi dapat mengakibatkan musibah banjir dan tanah longsor.

Menyikapi hal tersebut Kanit Binmas Polsek Larompong Aiptu H. Salahuddin bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Mulyadi melaksanakan patroli, memantau kondisi wilayah rawan banjir di Kecamatan Larompong dan Larompong Selatan Kabupaten Luwu, Senin 6/7/2020.

Titik rawan banjir, di wilayah kecamatan larompong antara lain daerah yang dilalui sungai Larompong Yakni; Kelurahan Larompong, Desa Lulmaring dan Desa Komba, selanjutnya yang dilakui Sungai Keppe yaitu Desa Bilante, Desa Riwang, Desa Rantebelu dan Desa Buntu Matabing.

Untuk wilayah Kecamatan Laropong Selatan daerah yang dilalui sungai Sampano dan Sungai Temboe ; Desa Sampano, Desa Dadeko, Dea Temboe, Desa Salusana, dan Desa La’loa,

Sedangkan daerah rawan longsor diantaranya adalah Desa Bukit Sutera, Desa Bnturu, Desa Rantealang, Desa Malewong dan Desa Gandang Batu.

Pemantauan kondisi alam ini dimaksudkan untuk mengetahui status bencana, yang seaktu-waktu dimungkinkan terjadi, agar dapat diantisipasi terjadinya korban. Selain itu menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk waspada dengan musibah bencana alam banjir dan tanah longsor.

Kapolsek Larompong Polres Luwu Iptu Syarief Sikatu. SH, terpiah menuturkan” cuaca saat ini cukup ekstrim, Kami lakukan pemantauan kondisi alam di beberapa titik rawan banjir dan tanah longssor, untuk mengatahui jika terjadi musibah banjir dan tanah longsor, agar segera dapat ditangani” Tutur Iptu Syarief Sikati. SH melalui telephone.

Lebih lanjut menambahkan ” Kami juga sampaikan himbauan kepada masyarakat agar waspada terjadinya bencana alam, guna meminimalisir terjadinya korban Jiwa mauun harta benda” pungkasnya.

Di tahun 2020 ini sudah beberapa kali di wilayah Kecamatan Larompong dan Larompong Selatan mengalami musibah banjir, meskipun tidak ada korban jiwa, namun kerusakan infrasturktur cukup parah,

patut untuk di evaluasi, setidaknya pencegahan dini terjadinya musibah banjir dan tanah longsor dapat diantisipasi, dengan edukasi membiasakan pola hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, dan terpenting adalah bertindaklah ramah terhadap lingkungan sehingga mendatangkan manfaat bagi kehidupan.

Laporan : Akhmad.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here