Berakhirnya Pelarian Sang DPO

0
93

Tribratanews.com –

Sepandai – pandainya tupai melompat, sekali waktu akan jatuh juga, inilah pribahasa yang pas untuk seorang buron yang telah terhenti langkahnya setelah diamankan oleh unit Buser Polsek Walenrang.

Rian alias Gadang adalah nama yang tidak asing lagi dikalangan Masyarakat Desa Pongko Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu, ia dikenal sebagai sosok yang identik dengan pelaku kriminal yang selalu lolos dari rasia Kepolisian.

Sabtu tanggal 29 Agustus 2020 sekitar jam 04.00 wita, merupakan hari apes bagi si Gadang, langkah sang Buron terhenti ditangan Unit Buser yang tidak kenal lelah menelusuri jalan setapak dan semak belukar menuju tempat persembunyian sang Buron di daerah Pegunungan Desa Pongko yang sangat jauh dari Pemukiman Masyarakat.

Sekarang Sang Buron melanjutkan hari-harinya di dalam Kamar Hotel Prodeo, dibalik jeruji Ruang Tahanan Polsek Walenrang, Wajahnya nampak letih dan lesuh sesekali meneteskan air mata, Ia tidak lagi garang bak pendekar yang selalu petenteng dengan sebilah Parang panjang yang disandang dibalik bahunya.

Kapolsek Walenrang AKP SAMUJI yang dihubungi Via telpon membenarkan bahwa Rian alias GADANG adalah seorang Buron yang masuk dalam DPO Polsek Walenrang karena terlibat dalam beberapa kasus Pidana.

Dihadapan penyidik, tersangka Lel. GADANG mengakui semua perbuatannya, termasuk kasus Penganiayaan terhadap Lel. KULLU, 68 tahun, alamat Desa Pongko, pada hari Rabu tanggal 26 Agustus 2020 yang mengakibatkan sang kakek harus menjalani pengobatan dan rawat jalan di Puskesmas Walenrang Utara.

Adapun rentetan kasus Pidana yang dilakukan tersangka sesuai Laporan Polisi yang diterima di Polsek Walenrang setidaknya ada 3 kasus yaitu, Pengrusakan dan Pembakaran Bangunan Posko di Desa Pongko, Pengancaman dan Pengrusakan rumah ibadah di Desa Pongko dan terakhir Penganiayaan di Desa Pongko.

Ditempat terpisah Seorang Tokoh Masyarakat yang enggan disebutkan identitasnya, memberikan apresiasi kepada Polsek Walenrang dan mengharapkan agar yang bersangkutan diproses tuntas, supaya dapat memberikan efek jera dan contoh bagi yang lain.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Walenrang BRIPKA NASRI bahwa Ia akan meminta Petunjuk kepada Kasat Reskrim Polres Luwu terkait proses penyidikan yang bersangkutan.

Semoga cepat tuntas pak Polis…(BY/TBN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here